KUMPULAN SOAL TEORI AKUNTANSI ZAKI BARIDWAN
BAB 1
- Jelaskan lingkungan akuntansi keuangan dan gambarnya!
- Kondisi ekonomi berdampak pada keduanya baik faktor politik maupun teori akuntansi. Contoh pengaruh kondisi ekonomi adalah terjadinya inflasi pada tahun 1970 di USA yang pada akhirnya menjadi katalis bagi FASB untuk meng-disclosure informasi tentang perubahan harga. Selain itu, kondisi ekonomi juga merupakan faktor yang mempercepat merger dan akuisisi.
Faktor politik, pada gilirannya, juga memiliki efek pada teori akuntansi. Misalnya, setelah Statement of Financial Accounting Standards(SFAS) No. 96 tentang alokasi pajak penghasilan muncul pada tahun 1987, beberapa artikel jurnal serta preparers laporan keuangan perusahaan mengkritik itu. Akhirnya, faktor politik (lihat pembahasan berikut seperti kemahalan dan kesulitan menerapkan SFAS No. 96) menyebabkannya digantikan oleh SFAS No. 109. Meskipun sederhana, gambar diatas adalah titik awal yang baik untuk membawa keluar bagaimana ide-ide dan kondisi akhirnya menyatu menjadi keputusan penyusunan standar yang membentuk pelaporan keuangan.
Badan-badan seperti FASB dan SEC, yang diberi wewenang membuat aturan akuntansi keuangan, melakukan fungsi kebijakan. Fungsi kebijakan ini juga disebut standard setting atau rule making dan khusus mengacu pada proses penerbitan pernyataan yang dikeluarkan oleh FASB atau SEC. Input ke fungsi pembuatan kebijakan berasal dari tiga sumber utama (meskipun tidak selalu sama): Faktor ekonomi, faktor politik, dan teori akuntansi.
Contoh terbaik dari faktor ekonomi adalah terjadinya inflasi parah pada tahun 1970-an di Amerika, yang tidak diragukan lagi menyebabkan FASB untuk memaksa pengungkapan informasi mengenai perubahan harga, ini adalah contoh klasik dari kondisi ekonomi yang berdampak pada pembuatan kebijakan. Contoh lain dari faktor ekonomi adalah percepatan merger dan akuisisi.
Faktor-faktor politik merujuk pada pengaruh pembuatan kebijakan terhadap mereka yang akan tunduk pada aturan atau peraturan yang dihasilkan. Termasuk dalam kategori ini adalah auditor, yang bertanggung jawab untuk menilai apakah aturan telah diikuti; pembuat laporan keuangan, yang diwakili oleh organisasi seperti Financial Executive International (FEI); dan investor, yang diwakili oleh organisasi seperti CFA Institute dan masyarakat itu sendiri, yang mungkin diwakili oleh kelompok pemerintah seperti Kongres atau oleh departemen atau lembaga dari cabang eksekutif dari pemerintah, seperti Securities and Exchange Commission (SEC).
Teori akuntansi dikembangkan dan disempurnakan oleh proses penelitian akuntansi. Profesor akuntansi terutama yang melakukan penelitian, tetapi banyak individu dari organisasi pembuatan kebijakan, kantor akuntan publik, dan industri swasta juga memainkan peran penting dalam proses penelitian.
Standar dan pernyataan lain dari badan penyusun standar akuntansi ditafsirkan dan dipraktikkan di tingkat organisasi. Oleh karena itu, output dari tingkat kebijakan dilaksanakan pada tingkat praktik akuntansi. Tentu saja kita sekarang telah memasuki era ketika kegagalan besar perusahaan publik (misalnya, Enron, WorldCom) akan memiliki dampak yang signifikan terhadap standar akuntansi keuangan, peraturan audit, dan struktur kelembagaan organisasi seperti FASB dan SEC.
Pengguna terdiri dari banyak kelompok dan termasuk pemegang saham yang aktual dan potensial dan kreditur serta masyarakat luas. Hal ini penting untuk diingat bahwa pengguna tidak hanya menggunakan laporan keuangan dan pelaporan dalam membuat keputusan, tetapi mereka juga dipengaruhi oleh fungsi pembuatan kebijakan dan pelaksanaannya di tingkat praktik akuntansi.
- Jelaskan tentang hubungan lingkungan (ekonomi dan politik) dengan penyusunan standar akuntansi. Buatlah gambarnya!
- Idem
- Jelaskan pengertian realita sosial. Berikan 3 contoh realita sosial akuntansi dan teori akuntansi
- Zaman dahulu ada pendapat bahwa pemilihan metode inventori merupakan konstruksi akuntansi, dimana ini adalah semacam permainan oleh akuntansi tergantung pada keinginan tiap akuntansi dan ini tidak ada hubungannya dengan “dunia nyata”. Pada kenyataannya, penggunaan metode LIFO dengan FIFO akan sangat berbeda, LIFO akan menyebabkan perhitungan beban inventori membesar dan menyebabkan revenue berkurang. Hal ini akan berpengaruh pada pengenaan pajak, saat menggunakan LIFO maka revenue akan berkurang dan pajak yang dikenakan akan berkurang. Maka dari itu, konstruksi akuntansi memiliki “realita sosial” yang penting.
- Contoh lainnya:
- Pendapatan dapat digunakan untuk mengevaluasi kinerja manajemen, yang dapat berdampak pada gaji dan bonus
- Pendapatan dan laporan keuangan dapat mempengaruhi pembayaran dividen
- Pendapatan dan rasio laporan keuangan dapat mempengaruhi credit standing dan cost of capital
- Pendapatan yang berbeda dapat mempengaruhi harga saham
- The inputs to the accounting policy-making function come from three main resources: economis factor, political factor, and accounting theory. Explain those three and give example!
- Idem
- Explain this: Measurement, Direct and Indirect Measurement, and Assessment & prediction measures
- Measurement
Measurement adalah aspek yang penting di teori akuntansi. Measurement adalah Proses melekatkan angka kedalam atribut objek yang diukur. Atribut merupakan karakteristik dari objek yang diukur.
- Direct: Pengukuran secara aktual. Pengukuran sebenarnya dari objek yang diinginkan. Contoh, menghitung langsung ke gudang, metode yang dugunakan perpetual dan periodik
- Indirect: Pengukuran tidak langsung dengan perkiraan dan pembulatan. Contoh, saat gudang terbakar atau saat akhir tahun ingin mengetahui persediaan akhir inventori, maka saat akhir tahun dilakukan retail inventory method atau gross profit method untuk mengetahui inventori nya.
- Assessment: pengukuran yang berfokus pada keadaan atribut masa kini. Assessment terkait nilai yang diukur. Pendapatan merupakan suatu penilaian karena menunjukkan seberapa baik kinerja perusahaan beroperasi. Contoh lainnya dari assessment adalah penilaian surat berharga berdasarkan permintaan dan penawaran.
- Prediction: pengukuran yang berfokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi keadaan objek di masa yang akan datang. Contoh, pendapatan tahun ini dapat digunakan untuk memprediksi dividen tahun yang akan datang
BAB 2
- Jelaskan pengertian teori normatif dan teori deskriptif
Teori normatif adalah teori yang mengharuskan. Pengertian mengharuskan disini adalah teori ini memiliki setidaknya satu premis yang mengaharuskan dan mewajibkan sesuatu (The way things should be). Pendekatan deduktif biasanya menggunakan teori normatif. Metode deduktif adalah metode penelitian yang tertutup, nonempiris, yang kesimpulannya berdasarkan premis itu sendiri.
Sedangkan teori deskriptif merupakan teori yang bertujuan menarik dan menjelaskan suatu hubungan. Pendekatan induktif biasanya menggunakan teori deskriptif. Pendekatan induktif, karena berusaha untuk mencari dan menjelaskan suatu kejadian dalam kasus di dunia nyata, berusaha untuk menjelaskan.
- Jelaskan pengertian pendekatan deduktif dan induktif dalam penelitian akuntansi. Mengapa dalam kenyataannya kedua pendekatan itu tidak dapat dipisahkan?
Pendekatan deduktif adalah pendekatan yang menarik kesimpulan dari yang umum ke hal yang khusus. Data empiris tidak dianalisis secara spesifik dalam pendekatan ini. pendekatan deduktif biasanya merupakan teori normatif, prescriptive, dan global (umum). Contoh dari pendekatan deduktif:
Premis 1: A horse has four legs
Premis 2: John has two legs
Conclusion: John is not a horse.
Dari pendekatan deduktif diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa premis diatas mewajibkan seluruh kuda harus memiliki empat kaki. Tidak dicari kejelasannya bahwa apakah John benar-benar bukan kuda atau bukan. Bisa jadi John adalah seekor kuda yang kakinya telah diamputasi.
Sedangkan pendekatan induktif membahas, dan menguji data, yang biasanya merupakan sampel dara populasi, yang dapat menyimpulkan tentang populasi. pendekatan induktif berusaha membangun teori dan menguji teori tersebut. Pendekatan induktif harus berdasarkan hipotesis yang mampu untuk diuji. Pendekatan induktif biasanya merupakan teori deskriptif, positive, dan partikularistik.
Dalam penelitian harusnya menggabungkan keduanya, deduktif dan induktif. Tidak bisa deduktif saja karena belum jelas kebenarannya. Kalau hanya menggunakan induktif saja juga tidak boleh, karena tidak punya dasar teori yang mendukungnya. Contoh, kita meneliti tentang pengaruh tinggi badan terhadap IPK. Pakai spss. Ini tidak bisa dilakukan walaupun angkanya ada, tapi teorinya ga ada. Tidak punya dasar teori yang jelas. Teori itu apa? deduktif. Jadi kita harus membangun teori dulu sebelum menggunakan pendekatan induktif. Jadi harus mengkombinasikan keduanya, deduktif dan induktif. Harus deduktif dulu baru ada induktif. Kalau cuma deduktif lalu berhenti, tidak bisa diketahui kebenarannya, harus dilihat lagi dengan menggunakan pendekatan induktif. Deduktif saja tidak boleh walaupun tidak sepenuhnya salah, tapi kita tidak tau itu benar atau salah. Induktif saja jelas tidak boleh. Karena juga tidak tau kebenarannya, tidak punya dasarnya. Contoh skripsi, bab 2 ada landasan teori, itu deduktif. Di bab 4 ada hasil penelitian, itu induktif. Skripsi itu sudah menggabungkan deduktif dan induktif.
- Jelaskan arah penelitian akuntansi (ABCDIC)
Agency Theory: Konflik kepentingan antara manajemen dan pemilik perusahaan.
Behavioral Research: Meneliti bagaimana pengguna informasi akuntansi mengambil keputusan, dan informasi apa saja yang digunakan. Induktif Deskriptif.
Critical Accounting: Akuntansi memiliki peran penting dalam menengahi konflik antara perusahaan dengan lingkungan sosial. contoh Social accounting adalah menginternalisasikan biaya eksternal, seperti limbah, biaya dimasukkan pada biaya perusahaan.
Decision model approach: berusaha membangun informasi-informasi apa saja yang menurut peneliti dibutuhkan dalam pengambilan keputusan. Deduktif, karena tidak diuji dengan pengambil keputusan (pengguna laporan keuangan).
Information economics: fokus terhadap benefit dan cost dari pembuatan informasi akuntansi. deduktif. benefit>cost → informasi dibuat.
Capital market research: harga dari sekuritas publik bereaksi dan diserap secara cepat atas informasi.Efficient Market Hypothesis (EMH) mendorong disclosure dalam pembuatan lapp akuntansi.
BAB 3
- Apa beda CAP, APB, FASB
- Jelaskan produk-produk utama yang dihasilkan CAP, APB, dan FASB
- Ga tiap tahun ada bab 3
BAB 4
- Explain the codification in the process of accounting standard setting
Codification mengacu pada pendekatan pragmatis untuk meningkatkan standar akuntansi seiring berjalannya waktu. Perhatian utama Gaa bukan pada output FASB dalam bentuk standar akuntansi, konsep, interpretasi, dan sebagainya, tetapi lebih pada rasionalisasi dasar dari proses penyusunan standar tersebut. Sudut codificational tidak hanya rasional tetapi juga evolusonaris dalam artian bahwa sistem ini diharapkan untuk terus berkembang seiring berjalannya waktu
- Jelaskan alasan yang mendukung regulasi akuntansi
terdapat beberapa argumen yang mendukung regulasi, antara lain:
- Market failure, market failure menyebabkan beberapa argumen yang mendukung adanya regulasi. argumen-argumen tersebut memperhatikan bahwa sebuah perusahaan akan memonopoli supply informasi, kegagalan laporan keuangan untuk mencegah fraud dan kebangkrutan, dan sifat public good dari informasi akuntansi dan laporan keuangan.
- Perusahaan sebagai monopoly supplier atas informasi
salah satu argumen menyatakan bahwa kegagalan pasar terjadi akibat perusahaan memonopoli informasi tentang mereka sendiri. pada kondisi ini, apabila pasar tidak diregulasi maka akan memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk membatasi produksi informasi dan menerapkan monopilistic pricing. hal ini akan mengakibatkan underproduced informasi.
- Kegagalan laporan keuangan dan hasil audit
kritik pada praktik akuntansi dan proses penyusunan standar pada umumnya memfokuskan pada dugaan rendahnya kualitas pelaporan, meski dibawah regulasi. alasan dibalik rendahnya kualitas adalah standar akuntansi dan audit yang masih jelek, manajemen terlalu fleksibel dalam memilih peraturan akuntansi, dan seringnya timbul kelalaian auditor. argumen yang muncul adalah membuat regulasi yang lebih baik daripada tidak ada regulasi sama sekali untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan dan melindungi publik dari kegagalan dan fraud.
- Akuntansi sebagai public goods
Public goods merupakan komoditas yang ketika telah diproduksi dapat dikonsumsi berulang kali tanpa mengurangi kesempatan bagi orang lain untuk mengkonsumsi barang tersebut. Pada pasar bebas public goods cenderung underproduced disebabkan karena externalities. externalitas terjadi karena produser gagal menginternalisasi biaya produksi pada pengguna barang. externalitas mengakibatkan sedikit insentif bagi perusahaan untuk memproduksi laporan keungan karena pengguna tidak bisa dikenai biaya produksi laporan keuangan.
- Social goals, masyarakat bisa saja ingin mencapai suatu suatu tujuan yang tidak bisa dicapai melalui pasar bebas meskipun tidak terdapat kegagalan pasar. keadilan pada pasar modal merupakan tipe argumen public-interest. argumen ini mengasumsikan bahwa pasar modal bisa dikatakan adil apabila semua investor potensial memiliki akses yang sama untuk jenis informasi yang sama. situasi dikenal dengan istilah information symmetry.
- The Codificational Justification of Standar Setting, Codification mengacu pada pendekatan prakmatis untuk meningkatkan standar akuntansi seiring berjalannya waktu. Perhatian utama Gaa bukan pada output FASB dalam bentuk standar akuntansi, konsep, interpretasi, dan sebagainya, tetapi lebih pada rasionalisasi dasar dari proses penyusunan standar tersebut. Sudut codificational tidak hanya rasional tetapi juga evolusonaris dalam artian bahwa sistem ini diharapkan untuk terus berkembang seiring berjalannya waktu
- Jelaskan pengertian informasi akuntansi merupakan public good
informasi akuntansi merupakan public goods. informasi akuntansi dapat dipindahtangankan dengan bebas dari orang ke orang, dan tiap orang yang menggunakan informasi akuntansi tanpa membatasi informasi bagi pengguna berikutnya.
- Jelaskan alasan yang menentang regulasi akuntansi
argumen-argumen yang menentang adanya regulasi menyatakan bahwa adanya insentif bagi perusahaan untuk menyampaikan lamporan keuangan kepada pemilik dan pasar modal secara umum.
- Agency Theory, hubungan keagenan terjadi antara manajer yang dipekerjakan oleh pemilik perusahaan untuk menjalankan dan mengadministrasi perusahaan. tujuan manajemen dan pemilik perusahaan bisa saja tidak sejalan. pemilik akan mengutamakan memaksimalkan return on investment dan harga saham, sedangkan manajer memiliki kepentingan ekonomi yang lebih luas dan kepentingan psikologis seperti prestis dan rasa bangga. karna adanya potensi terjadinya konflik, pemilik termotivasi untuk melakukan kontrak dengan manajer dengan berbagai cara tertentu untuk meminimalisir terjadinya konflik. kos untuk melakukan pengawasan terhadap manajemen akan dibebankan dan mengurangi kompensasi manajer. oleh karena itu manajer memiliki insentif untuk menjaga kos tetap rendah dengan menghindari konflik dengan pemilik perusahaan. untuk mengurangi biaya pengawasan maka manajer akan dengan sukarela menyediakan laporan keuangan bagi pemilik perusahaan untuk melakukan penilaian dan evaluasi atas kinerja manajemen.
- Competitive Capital Market and Signaling Incentives, sebuah perusahaan bersaing dengan perusahaa lain untuk mendapatkan tambahan modal dari investor yang jumlahnya terbatas. kesukarelaan untuk mengungkapkan laporan keuangan sangat dibutuhkan untuk memenangkan persaingan di pasar modal. kemampuan perusahaan dalam mengumpulkan modal akan meningkat apabila perusahaan memiliki reputasi baik yang dicerminkan melalui laporan keuangan. hal ini akan menimbulkan incentives bagi perusahaan untuk menjaga interest investor pada perusahaan. perusahaan dengan kinerja baik akan sangat terdorong untuk mengungkapkan laporan keuangan. tekanan kompetisi akan mendorong perusahaan lain untuk melaporkan laporan keuagan meskipun hasilnya kurang memuaskan. kegagalan dalam melaporkan laporan keuangan akan memberikan isyarat buruk bagi investor.
- Arguments in Favor of Private Contracting Opportunities, argumen ini mengasusmsikan bahwa semua orang yang benar-benar menginginkan dan membutuhkan informasi keuangan perusahaan bisa mendapatkan informasi tersebut. semua orang dapat melakukan kontrak dengan perusahaan untuk mendapatkan informasi mereka.
BAB 5
- Jelaskan postulat going concern dan unit moneter
Going concern: selama tidak ada asumsi sebaliknya, perusahaan diasumsikan memiliki umur yang tidak terbatas. salah satu dampak dari asumsi ini adalah tersedia waktu yang cukup bagi perusahaan untuk melakukan pembagian biaya, cth: depresiasi aset tetap.
Monetary unit: laporan keuangan menggunakan mata uang yang berlaku dan mata yang digunakan stabil. Mata uang digunakan sebagai alat pengukuran dalam laporan keuangan.
- Jelaskan prinsip pengakuan (recognition) dan perbandingan (matching)
Recognition (pengakuan) biasanya dipakai untuk revenue. Revenue itu akan dicatat berdasarkan ketentuan tertentu. Ketentuan tertentunya kalau sudah direalisasi. Realisasi itu akan terjadi kalau event yang kritis sudah terjadi. Contohnya misalnya pembuatan sepatu mulai dari pembelian bahan, pembuatan, penjualan, dijual secara kredit, baru uangnya diterima setelah satu bulan kemudian. Siklus tersebut mulai dari pembelian bahan sampai penerimaan uang kembali dalam bentuk kas bagian paling kritisnya disebut critical event. Umumnya paling kritis pada saat menjual. Yang paling sulit adalah saat menjualnya. Kalau begitu critical eventnya adalah penjualan. Berarti realisasi terjadi setelah ada penjualan. Begitu penjualan, begitu critical event terjadi, maka direalisasi. Ada pengakuan terhadap revenue. Critical event tiap perusahaan berbeda-beda. Prinsipnya pengakuan terjadi pada saat critical event tersebut. Jenis perusahaan boleh beda-beda, critical eventnya boleh beda-beda.
Matching digunakan untuk biaya, jadi biaya mau dipertemukan dengan revenuenya supaya bisa menentukan besarnya laba atau rugi.
Ini adalah prinsip dasarnya akuntansi yang sekarang berlaku bahwa kita harus bisa mengakui pendapatan, kemudian setelah mengakui pendapatan maka kita harus bisa mempertemukan biaya dengan pendapatannya.
Ini adalah prinsip dasarnya akuntansi yang sekarang berlaku bahwa kita harus bisa mengakui pendapatan, kemudian setelah mengakui pendapatan maka kita harus bisa mempertemukan biaya dengan pendapatannya.
- Jelaskan postulat akuntansi
postulat didefinisikan sebagai asumsi dasar yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya. komite akuntansi menyebutkan postulat akuntansi berjumlah sedikit dan merupakan percambangan dari kondisi ekonomi dan lingkungan politik.Postulat dalam akuntansi adalah sebagai berikut:
1. Going concern
Diasumsikan umur perusahaan itu selamanya, tidak terbatas. Kalau ada bukti sebaliknya seperti akan membuat usaha catering selama kuliah, berarti setelah kuliah dia akan mengentikan usahanya, maka ini bukan disebut going concern.
2. Time period
Untuk menilai perkembangan perusahaan, maka umurnya dipotong menggunakan time period. Disepakati time periodnya selama 1 tahun. Laporan dibuat pertahun. Tapi sekarang bisa dibuat laporan interim, setahun 2 kali, dan laporan juga bisa dibuat setiap 3 bulan. Dengan menggunakan sistem, laporan harian juga bisa dibuat. Namun saat ini yang disepakati laporan harus dibuat sekali setiap tahun. Time period yang disepakati adalah 1 tahun. Agar tidak sulit auditnya.
3. Accounting Entity
Yang dilaporkan adalah perusahaannya. Entitas perusahaan dipisah dari entitas pemilik. Postulat itu isinya ada 2, yang satu mengatur bagian-bagiannya, yang kedua tentang pemisahan dengan pemilik. Standar akuntansi mengenai konsolidasi itu melanggar postulat.
4. Monetary Unit
Semua harus dirupiahkan menggunakan monetary unit, dan diasumsikan unit moneternya stabil. Artinya daya belinya tidak menurun atau naik. Terutama permasalahannya adalah inflasi.
Diasumsikan umur perusahaan itu selamanya, tidak terbatas. Kalau ada bukti sebaliknya seperti akan membuat usaha catering selama kuliah, berarti setelah kuliah dia akan mengentikan usahanya, maka ini bukan disebut going concern.
2. Time period
Untuk menilai perkembangan perusahaan, maka umurnya dipotong menggunakan time period. Disepakati time periodnya selama 1 tahun. Laporan dibuat pertahun. Tapi sekarang bisa dibuat laporan interim, setahun 2 kali, dan laporan juga bisa dibuat setiap 3 bulan. Dengan menggunakan sistem, laporan harian juga bisa dibuat. Namun saat ini yang disepakati laporan harus dibuat sekali setiap tahun. Time period yang disepakati adalah 1 tahun. Agar tidak sulit auditnya.
3. Accounting Entity
Yang dilaporkan adalah perusahaannya. Entitas perusahaan dipisah dari entitas pemilik. Postulat itu isinya ada 2, yang satu mengatur bagian-bagiannya, yang kedua tentang pemisahan dengan pemilik. Standar akuntansi mengenai konsolidasi itu melanggar postulat.
4. Monetary Unit
Semua harus dirupiahkan menggunakan monetary unit, dan diasumsikan unit moneternya stabil. Artinya daya belinya tidak menurun atau naik. Terutama permasalahannya adalah inflasi.
- Explain input oriented principles of accounting: sama spt no 2
- Explain equity theories
1. Proprietary theory (sudut pandang pemilik)
Jangan mengaitkan equity terhadap bentuk perusahaan. Tapi sebenarnya untuk analisis, proprietary itu timbul pada zaman dulu dimana belum ada PT. dimana perusahaan itu sama dengan pemiliknya, karena masih individual owner, karena pemilik menjalankan sendiri perusahaannya, jadi pemiliknya adalah perusahaan. Akibatnya kalau mau dilihat jadinya semua biaya menjadi biaya pemilik dan labanya menjadi laba pemilik. Maka yang ditonjolkan disini adalah pemiliknya. Itu fokusnya pada pemilik, sehingga kalau mau menghitung laba dengan mengurangkan expense pada revenuemaka expensenya termasuk pengurangan untuk tenaga kerja, untuk pajak, untuk bunga, tapi tidak untuk dividen baik saham preferen maupun saham biasa. Karena kalau dari sisi pemilik, perusahaan itu sama dengan pemilik. Perusahaan itu membayar bunga, labanya akan turun, berarti bunga termasuk dalam biaya. Kalau perusahaan itu membagi dividen itu bukan biaya, karena dividen diberikan kepada pemilik. Jadi dalam proprietary yang dimaksud biaya adalah upah, pajak, bunga karena sudut pandangnya adalah pemilik.
Dirumuskan sebagai berikut:
∑Assets - ∑liabilities = owner’s equity
Jangan mengaitkan equity terhadap bentuk perusahaan. Tapi sebenarnya untuk analisis, proprietary itu timbul pada zaman dulu dimana belum ada PT. dimana perusahaan itu sama dengan pemiliknya, karena masih individual owner, karena pemilik menjalankan sendiri perusahaannya, jadi pemiliknya adalah perusahaan. Akibatnya kalau mau dilihat jadinya semua biaya menjadi biaya pemilik dan labanya menjadi laba pemilik. Maka yang ditonjolkan disini adalah pemiliknya. Itu fokusnya pada pemilik, sehingga kalau mau menghitung laba dengan mengurangkan expense pada revenuemaka expensenya termasuk pengurangan untuk tenaga kerja, untuk pajak, untuk bunga, tapi tidak untuk dividen baik saham preferen maupun saham biasa. Karena kalau dari sisi pemilik, perusahaan itu sama dengan pemilik. Perusahaan itu membayar bunga, labanya akan turun, berarti bunga termasuk dalam biaya. Kalau perusahaan itu membagi dividen itu bukan biaya, karena dividen diberikan kepada pemilik. Jadi dalam proprietary yang dimaksud biaya adalah upah, pajak, bunga karena sudut pandangnya adalah pemilik.
Dirumuskan sebagai berikut:
∑Assets - ∑liabilities = owner’s equity
2. Entity Theory (sudut pandang perusahaan)
Persamaannya: ∑Asset = ∑Equities (termasuk liabilities)
Entity theory itu focus pada perusahaan bukan ke pemilik. Kenapa? Karena dianggap ini entity yang terpisah. Oleh karena itu modal harusnya dipenuhi perusahaan ini. Kalau perusahaan ini modalnya kurang berarti pemilik kurang memberikan modal, harus hutang, itu bukan bebannya perusahaan. Oleh karena itu kalau menghitung laba rugi memakai entity theory itu dalam biaya itu termasuk semua yang dibayarkan dari perusahaan itu upah, pajak, bunga, juga dividen. Itu dipandang sebagai biaya bagi perusahaan. Dividen kepada pemilik juga biaya. Bunga juga biaya. Jadi praktiknya masih seperti di proprietary.
3. Residual Equity Theory (common stockholder)
Fokusnya pada residual equity yaitu pemegang saham biasa. Saham preferen bukan residual. Contohnya perusahaan dilikuidasi, dijual, yang harus dilunasi semua kreditor, pegawai yang belum dibayar upahnya, pemerintah yang harus dilunasi pajaknya, pemberi pinjaman yang belum dilunasi bunganya, semuanya dibayar, jika ada sisa maka saham preferen dibayar, jika masih ada sisa lagi baru melunasi saham biasa. Jika tidak ada sisa maka saham biasa tidak dilunasi. Saham biasa adalah residual equity. Akibatnya untuk menghitung laba untuk residual equity berarti kita harus mengurangkan semua biaya upah, pajak, bunga, dan dividen untuk saham preferen. Dividen saham biasa tidak mengurangi laba karena tujuannya adalah menghitung laba bagi pemegang saham biasa.
4. Fund Theory (sektor publik)
Biasanya digunakan di sektor publik. Fund Theory mengasumsikan sekelompok aset dan kewajiban terkait yang ditujukan untuk tujuan tertentu. Cth: dana 10 M akan digunakan untuk pembangunan jembatan, yang dirinci dengan biaya2.
Biasanya digunakan di sektor publik. Fund Theory mengasumsikan sekelompok aset dan kewajiban terkait yang ditujukan untuk tujuan tertentu. Cth: dana 10 M akan digunakan untuk pembangunan jembatan, yang dirinci dengan biaya2.
5. Commander (rintisan menjadi agency theory)
Commander adalah sinonim untuk manajemen. Mengasumsikan manager memberikan pandangan management kepada investor. Untuk akuntansi manajerial. Manajemen membutuhkan informasi keuangan untuk melakukan fungsi kontrol dan perencanaan yang akan dipertanggungjawabkan kepada pemilik perusahaan.
BAB 6
- Explain ASOBAT definition and explanation of theory
A Statement Of Basic Accounting Theory (ASOBAT) bersifat deskriptif dan nomatif, didalamnya menyatakan ketentuan umum atau pendekatan untuk melakukan pencatatan transaksi dan untuk menyampaikan laporan keuangan. ASOBAT menyatakan akuntansi dengan User Approach, karena akuntan menyediakan informasi untuk kepentingan user, bukan untuk kepentingan window dressing melainkan agar dapat digunakan dan dimengerti oleh user. dalam ASOBAT juga sudah menyatakan tujuan dari akuntansi. Definisi ASOBAT secara spesifik fokus pada menyusuk rerangka kerja untuk mengevaluasi pendekatan sistematik untuk pencatatan transaksi dan penyampaian laporan keuangan yang disesuaikan untuk user.
AAA mendefinisikan teori sebagai satu satuan yang terpadu antara hypothetical, conceptual, dan asas prakmatis yang menyusun sebuah acuan umum untuk bidang studi akuntansi. dalam mengaplikasikan definisi, teori menurut ASOBAT berusaha melakukan tugas sebagai:
- untuk mendefinisikan bidang akuntansi sehingga sebuah generalisasi mengenai akutansi dapat dibuat dan teori dapat dikembangkan
- untuk menetapkan standar sehingga informasi akuntansi bisa dinilai
- untuk menunjukkan kemungkinan adanya penyempurnaan pada praktik akuntansi
- untuk menyediakan sebuah rerangka kerja yang berguna bagi peneliti di bidang akuntansi untuk meningkatkan kegunaan dan cakupan akuntansi dalam society.
- Jelaskan tujuan akuntansi menurut ASOBAT
menurut ASOBAT tujuan akuntansi ada empat, yaitu:
- Making decisions concerning limited resources
pengambilan keputusan melibatkan evaluasi tentang apa yang diharapkan akan terjadi dimasa depan.dalam pendekatan user-oriented, tujuan paling penting dari akuntansi adalah menyediakan informasi yang berguna untuk membuat keputusan meskipun terdapat banyak tipe pengguna informasi akuntansi dengan tujuan yang berbeda.
- directing and controlling resources
objektif ini ditujukan untuk keperluan manajerial dari sebuah data akuntansi. ASOBAT melihat kebutuhan manajerial (internal) berbeda dengan kebutuhan pengguna eksternal, namun masih mengikuti keempat standar pelaporan.
- maintaining custodianship of resources
manajemen bertanggung jawab kepada investor (pemilik modal). sehingga manajemen berkewajiban untuk memelihara dan melaporkan aset perusahaan. akuntansi dapat digunakan untuk mencatat nilai aset dan apa yang terjadi terhadap aset dan melaporkannya kepada investor
- facilitating social functions and controls
akuntansi berhubungan dengan area seperti perpajakan , pencegahan fraud, regulasi pemerintah, dan pengumpulan data statistik untuk menilai aktivitas ekonomi. area tersebut ada di luar jangkauan akuntansi keuangan, namun akuntansi tetap memfasilitasi keperluan tersebut melalui laporan keuangan.
- Jelaskan tentang homogenitas pengguna informasi akuntansi dan hubungannya dengan tujuan akuntansi
BAB 7
- Jelaskan tujuan pelaporan keuangan dalam SFAC No. 1
- Jelaskan tentang kualitas relevan dan reliabel dalam SFAC No. 2
- Relevance
Di dalam SFAC No 2, Relevance dijelaskan sebagai kapasitas dari informasi-informasi untuk membuat perbedaan di dalam keputusan yang diambil oleh decision maker/user, dengan membantu mereka untuk memprediksi outcomes dari peristiwa di masa lalu, masa sekarang, dan masa depan, atau membantu user/pengguna di dalam mengkonfirmasi atau mengkoreksi ekspektasinya di masa lalu. Relevance memiliki 2 aspek utama yaitu Predictive Value dan Feedback Value, serta satu aspek tambahan yaitu Timeliness.
- predictive value
predictivr value mengacu pada kegunaan nilai input untuk melakukan prediksi, seperti cash flow dan efektivitas perusahaan perusahaan dalam menggunakan asetnya untuk menciptakan laba, dari pada kegunaan prediksi itu sendiri
- feedback value : kualitas dari informasi yang memungkinkan penggunanya untuk mengonfirmasi atau mengkoreksi ekspektasinya di masa lalu.
- timeliness : ketersediaan informasi bagi decision makers sebelum informasi tersebut kehilangan kapasitasnya untuk mempengaruhi keputusan yang diambil
- Reliability : Di dalam SFAC No. 2, Reliabilitas dijelaskan sebagai kualitas dari informasi yang menjamin bahwa indormasi tersebut bebas dari error/kesalahan dan bias, serta merepresentasikan fenomena ekonomi secara tepat sebagaimana mestinya (informasi menggambarkan kondisi yang sebenarnya). Reliabilitas memiliki 3 komponen, yaitu Verifiabilitas, Representational faithfulness,dan Neutrality
- verifiability : veriviability pada SFAC nomor 2 mengacu pada tingkat konsesus antar pengukur. sehingga hal ini fokus pada teori pengukuran.
- representational faithfulness : informasi harus menggambarkan kondisi yang sebenarnya
- neutrality : informasi disusun secara netral dan tidak ditujukan untuk menguntungkan kelompok tertentu/kelompok pengguna yang spesifik
- Jelaskan kualitas informasi yang ada dalam SFAC No. 2
kualitas informasi akuntansi dibagi menjadi beberapa tingkatan, yaitu:
- User-spesific qualities, didalamnya terdapat:
- understanability, merupakan kualitas informasi yang memungkinkan penggunanya mepersepsikan maknanya.
- decision usefulness, hal ini ditunjang dengan dua hal yaitu relevance dan reliability
- primary decision-spesific qualities
- relevance, Di dalam SFAC No 2, Relevance dijelaskan sebagai kapasitas dari informasi-informasi untuk membuat perbedaan di dalam keputusan yang diambil oleh decision maker/user, dengan membantu mereka untuk memprediksi outcomes dari peristiwa di masa lalu, masa sekarang, dan masa depan, atau membantu user/pengguna di dalam mengkonfirmasi atau mengkoreksi ekspektasinya di masa lalu. Relevance memiliki 2 aspek utama yaitu Predictive Value dan Feedback Value, serta satu aspek tambahan yaitu Timeliness
- reliability, Di dalam SFAC No. 2, Reliabilitas dijelaskan sebagai kualitas dari informasi yang menjamin bahwa indormasi tersebut bebas dari error/kesalahan dan bias, serta merepresentasikan fenomena ekonomi secara tepat sebagaimana mestinya (informasi menggambarkan kondisi yang sebenarnya). Reliabilitas memiliki 3 komponen, yaitu Verifiabilitas, Representational faithfulness,dan Neutrality
- secondary and interactive qualities
- neutrality, informasi disusun secara netral dan tidak ditujukan untuk menguntungkan kelompok tertentu/kelompok pengguna yang spesifik
- comparability, SFAC no 2 mendefinisikan comparability sebagai kualitas atau kondisi memiliki suatu kondisi yang sama, dan perbandingan umumnya merupakan penilaian kuantitatif terhadap karakteristik yang sama.
- Jelaskan perbedaan konsep earnning, comprehensive income, dan perhitungan laba dalam praktik sekarang (present net income).
- Jelaskan kriteria pengakuan (recognition) dalam SFAC No. 5
- Definitions: item yang diakui harus sesuai dengan definisi dari elemen-elemen laporan keuangan.
- Measurability: item dapat diukur secara relevan dengan salah satu diantara atribut pengukuran (Historical cost, current cost, current market value,net realizable value, present value of future cash flo)
- Relevance: informasi tersebut bisa membuat perbedaan dalam pengambilan. keputusan
- Reliability: informasi tersebut dapat dipercaya kebenarannya, mengandung verifiable, faithful, dan neutral.
- Jelaskan karakteristik kualitatif informasi keuangan yang berguna seperti yang ada dalam SFAC No. 8 chapter 3
- Explain the concept of earnings and comprehensive income as stated in SFAC No. 5
- Explain the characteristic of aasset and liability as stated in the SFAC No. 6
- Assets are probable future economic benefits obtained or controlled by particular entity as a result of past transactions or events
- liabilities are probable future sacrifices of economic benefits arising from present obligations of a particular entity to transfer assets or provide services to other entities in the future as a result of past transactions or events.
No comments:
Post a Comment