FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS UGM
UJIAN TENGAH SEMESTER TEORI AKUNTANSI SEMESTER I TAHUN AKADEMIK 2011/2012
PROF. DR BAMBANG SUDIBYO WAKTU 120 MENIT 1 NOVEMBER 2010
PERATURAN UJIAN
1. Jawaban harus ditulis dengan komputer. Jawaban yang tidak ditulis dg komputer nilainya nol.
2. Jawaban diketik dengan pilihan huruf ”ARIAL” dan pilihan font ukuran ”14.”
3. Cantumkan Nama, Nomor Mahasiswa, dan Nomor Presensi saudara di ”sudut atas kiri” dari setiap lembar jawaban saudara.
4. Ujian bersifat ”open book.” Peserta ujian boleh mengakses materi tertulis apa pun, termasuk melalui internet, kecuali dari jawaban ujian peserta lain.
5. Peserta ujian harus tetap tinggal di ruang ujian yang ditetapkan oleh FEB UGM selama ujian berlangsung. Peserta ujian yang telah menyelesaikan tugasnya boleh meninggalkan ruang ujian.
6. Kerjasama antara sesama peserta ujian, menyontek jawaban ujian perserta lain, mengganggu peserta ujian lain, membuat kegaduhan, dan berperilaku tidak sopan dilarang. Peserta ujian yang terbukti melakukan salah satu atau lebih dari halhal tersebut dikeluarkan dari ruang ujian oleh pengawas ujian, dan nilai ujiannya nol.
7. Berbicara hanya diperbolehkan dalam rangka meminta pelayanan kepada petugas pengawas ujian.
8. Jawaban diurut sesuai nomor soalnya,
9. Jawaban maksimal untuk setiap soal adalah 1 halaman. Jawaban yang melampaui batas nilainya nol.
10. Untuk setiap satu nomor soal disediakan satu halaman jawaban meskipun panjang jawaban kurang dari 1 halaman.
Soal Ujian
- Jelaskan bagaimana hubungan antara kondisi ekonomi dan politik, teori akuntansi normatif, standar akuntansi, dan praktek akuntansi. Berikan contoh konkritnya! (Jawaban max. 1 halaman)
- Jelaskan secara garis besar sejarah perkembangan teori akuntansi normatif dengan menunjukkan karya-karya monumental yang kontribusinya besar dalam perkembangan teori tersebut!
- Jelaskan substansi pokok dari teori ekuitas (equity theory) dan bagaimana teori tersebut mempengaruhi penetapan standar akuntansi!
- Tunjukkan teori atau teori-teori ekuitas yang melatar-belakangi elemen laporan keuangan menurut SFAC No 3 atau No. 6!
- Nilai akuntansi adalah proksi atau indikator dari nilai ekonomi. Jelaskan secara matriks dan verbal indikator-indikator nilai yang digunakan dalam teori akuntansi normatif. Tunjukkan pula proksi nilai ekonomi mana yang paling sering digunakan, dan apa permasalahannya!
JAWAB:
- Jelaskan bagaimana hubungan antara kondisi ekonomi dan politik, teori akuntansi normatif, standar akuntansi, dan praktek akuntansi. Berikan contoh konkritnya! (Jawaban max. 1 halaman)
Teori akuntansi berkaitan erat dengan penyusunan kebijaksanaan akuntansi. Hubungan antara teoriakuntansi dan proses penetapan standar harus dipahami dalam konteksnya yang luas. Kondisi ekonomi memiliki dampak terhadap faktor politik dan teori akuntansi. Demikian juga,faktor politik memiliki dampak terhadap teori akuntansi. Lingkungan akuntansi keuangan mempengaruhi proses penetapan kebijakan, yang pada akhirnya juga akan turut menentukan proses pelaporan keuangan. FASB dan SECmenjalankan fungsinya sebagai badan pembuat kebijakan dalam bidang akuntansi keuangan sekaliguspenetapan standar.Kiblat akuntansi sangat berpengaruh pada factor ekonomi dan politik, karena saat ini Amerika sebagaiNegara adi kuasa yang menguasai bidang politik dan ekonomi dunia sehingga membuat amerikadominan, maka Negara-negara lain termasuk Indonesia ikut belajar dari Amerika, mengadopsi systemyang digunakan oleh mereka baik dalam hal penetapan standar maupun praktek akuntansi. Sehinggadapat kita lihat disini bahwa memang ada keterkaitan antara akuntansi dengan geoekonomi (pusatekonomi) dan geopolitik (pusat politik).
Faktor-faktor yang mempengaruhi penetapan kebijakan akuntansi adalah:
- Kondisi Ekonomi Tingkat inflasi yang tinggi,
terjadi pada tahun 1970 an dimana FASB mengharuskan pada perlunyapengungkapan atas informasi mengenai perubahan harga adalah salah satu contoh klasik dari kondisiekonomi yang berimplikasi pada pembuatan kebijakan.
- Faktor Politik
Adapun yang dimaksud dengan faktor politik adalah pihak-pihak yang merupakan subjek dimanaketentuan dan berbagai regulasi dihasilkan
- Teori Akuntansi
Teori akuntansi dikembangkan dan disaring lewat sebuah proses riset akuntansi. Hasil riset utamaberasal dari akuntan pendidik,kantor akuntan publik,dan sektor industri swasta.Standar dan pernyataan atau ketetapan lainnya yang dihasilkan oleh organisasi pembuat kebijakan akan diintegrasikan dan diterapkan dalam praktek pada tingkat organisasi. Kemudian sebelum laporan keuangan dihasilkan, auditor akan menjelaskan fungsinya sebagai fungsipengendalian yaitu memastikan adanya kecocokan antara praktik akuntansi dengan berbagai ketentuanakuntansi yang ada. Setelah itu, barulah laporan keuangan yang telah diaudit ini akan diterbitkan dandisajikan kepada para pemakai (user).
Hubungan teori akuntansi dan praktik akuntansi:
akuntansi memiliki hubungan definitive dengan praktik akuntansi; perumusan teori akuntansi timbul karena adanya kebutuhan untukmemberikan logika penalaran tentang apa yang dilakukan auditor; teori akuntansi tidaklepas dari praktik akuntansi karena bertujuan menjelaskan praktik akuntansi danmemberikan dasar bagi pengembangan praktik.Proses perumusan teori akuntansi : berdasarkan 4 pendekatan yaitu : (1) pendekatan bahasa,(2) pendekatan penalaran, (3) pendekatan justifikasi, dan (4) pendekatan prediktif.
- Pendekatan bahasa terdiri atas: syntactic, semantic, dan pragmatic
- Pendekatan penalaran terdiri atas: deduktif dan induktif
- Pendekatan Justifikasi terdiri atas: normatif
- Pendekatan prediktif terdiri atas: akuntansi positif
- Jelaskan secara garis besar sejarah perkembangan teori akuntansi normatif dengan menunjukkan karya-karya monumental yang kontribusinya besar dalam perkembangan teori tersebut!
Normative period (1956-1970)
Aturan atas asumsi dasar, definisi, prinsip-prinsip dan konsep yang membawahi pembuatan peraturan praktek akuntansi. Bisa dikatakan bahwa ini merupakan Rasionalitas dibalik peraturan standar akuntansi, dimana sasarannya adalah menghasilkan penjelasan atau penalaran untuk menjustifikasikelayakan suatu perlakuan akuntansi paling sesuai dengan tujuan tertentu yang ingin dicapai.
Dalam periode ini perumus teori akuntansi mencoba merumuskan “norma-norma” atau “praktek akuntansi yang baik”. Kalau dalam periode sebelumnya menekankan kepada ”APA” yang terjadi dalam periode ini ”Bagaimana seharusnya” dilakukan, ”What should be”. Pada periode ini muncul kritikterhadap konsep ”historical cost” dan pendukung adanya ”conceptual framework”. Beberapa terbitan laporan pada era ini adalah: An Inquiry into the Nature of Accounting oleh Goldberg yang diterbitkanpada tahun 1965, AAA menerbitkan A Statement of Basic Accounting Theory. ASOBAT adalah pencanang penerapan konsep entitas dengan mengindikasikan bahwa tujuan akuntansi adalah untukn membantu pengguna dalam mengambil keputusan. Sebagai konsekuensinya, komitemengadopsi suatu pendekatan keputusan-bermanfaat dan mengidentifikasi 4 standar untuk digunakan dalam mengevaluasi informasi akuntansi: relevansi, verifiabilitas, bebas dari bias,dan dapat dikuantisir.
Pendekatan normatif dikritik karena:
(1) teori normatif tidak melibatkan pengujian hipotesa.
(2) teori normatif didasarkan pada pertimbangan subyektif.
- Jelaskan substansi pokok dari teori ekuitas (equity theory) dan bagaimana teori tersebut mempengaruhi penetapan standar akuntansi!
Teori kepemilikan adalah konsep tentang kepemilikan modal dalam suatu organisasi yang menjadi dasar pembuat standar akuntansi. Teori kepemilikan ini terbagi dalam 5 jenis:
Proprietary
|
Entity
|
Residual equity
|
Fund
|
Commander
| |
Sudut pandang
|
Pemilik dan entitas adalah sama
|
Entitas terpisah dari pemilik
|
Pemilik saham biasa
|
Dana= asset yang berkaitan dengan tanggung jawab perusahaan
|
CEO
|
Pengukuran pendapatan
|
Pendapatan pemilik
|
Pendapatan perusahaan
|
Pendapatan pemilik saham biasa
|
Sama dengan entity consept
| |
Aset
|
Dimiliki oleh pemilik perusahaan
|
Dimiliki oleh perusahaan
|
Dimiliki oleh pemilik saham biasa
|
Bagian dari dana
| |
Liabilitas
|
Tanggung jawab pemilik
|
Tanggung jawab antara perusahaan dan pemilik terpisah
|
Tanggung jawab pemegang saham biasa
|
Tanggung jawab terhadap dana= Total Liabilitas + investasi modal
| |
Persamaan neraca saldo
|
TA-TL=OE
|
TA=TE
|
TA-TL-PSHE=CSHE
|
TA=Total ROA
| |
Biaya
|
termasuk bunga
|
Tidak termasuk bunga
|
Termasuk biaya+ PS Dev (?)
| ||
Proponent
|
Akuntan Pra-modern
|
Patton & Littleton
|
George Staubus
|
William J Vatter
|
Louis Goldberg
|
Konsep yang diterapkan di setiap negara berbeda- beda sehingga pengakuan dan pengukuran elemen laporan keuangannya juga berbeda. Indonesia sendiri mengaku menggunakan entity consept tetapi dalam prakteknya residual equity lebih berpengaruh. Teori ini mempengaruhi:
- Definisi elemen laporan keuangan
- Pengakuan dan pengukuran elemen laporan keuangan seperti: aset, liabilitas, kepemilikan modal, pendapatan, biaya, keuntungan dan kerugian. Klasifikasi dan diclosure dalam laporan keuangan.
- Tunjukkan teori atau teori-teori ekuitas yang melatar-belakangi elemen laporan keuangan menurut SFAC No 3 atau No. 6!
SFAC No. 3 berisi tentang definisi sepuluh elemen dalam laporan keuangan yang menjelaskan tiga pandangan tentang akuntansi keuangan, yaitu revenue-expense, asset-liablity, dan non-articulated. SFAC No. 3 ini kemudian akan digantikan oleh SFAC No. 6. SFAC No. 6 mendefinisikan equitas sebagai sisa kepemilikan. Bagaimanapun sisa kepemilikan yang diuraikan di dalamnya tidak sama dengan equitas sisa yang didefinisikan di atas. Pengertian ini lebih pada perbedaan antara aktiva dan kewajiban.
Konsekuensinya, berdasarkan SFAC No. 6, definisi dan karakteristik ekuitas bergantung pada definisi dan karakteristik aktiva dan kewajiban. SFAC No. 6 mendefinisikan ekuitas secara keseluruhan tidak mendefinisikan sifat dari elemen-elemen ekuitas. Ini sejalan dengan catatatan bahwa perusahaan mungkin memiliki lebih dari satu kelompok ekuitas, seperti saham biasa dan saham preferren. Ekuitas didefinisikan sebagai perbedaan antara aktiva dan kewajiban, dan kewajiban didefinisikan sebagai kewajiban untuk menyerahkan aktiva atau menyediakan jasa kepada entitas lain di masa yang akan datang sebagai hasil dari transaksi atau kejadian di masa lalu. Konsekuensinya, berdasarkan definisi SFAC No. 6, perbedaan antara kewajiban dan ekuitas adalah ekuitas tidak mewajibkan entitas untuk menyerahkan sumber daya masa datang atau menyediakan jasa. Tidak ada kewajiban untuk membagi sumber daya kepada pemilik ekuitas sebelum diumumkan oleh dewan direktur kecuali jika entitas dilikuidasi. Definisi pada setiap elemen laporan keuangan yang diatur dalam SFAC No. 6 didasari oleh ENTITIY CONCEPT.
- Nilai akuntansi adalah proksi atau indikator dari nilai ekonomi. Jelaskan secara matriks dan verbal indikator-indikator nilai yang digunakan dalam teori akuntansi normatif. Tunjukkan pula proksi nilai ekonomi mana yang paling sering digunakan, dan apa permasalahannya!
Teori akuntansi normatif adalah asumsi dasar, definisi, prinsip dan konsep yang mendasari pembuatan standar akuntansi sehingga standar ini menjadi dasar praktek akuntansi.
Berikut ini indikator nilai yang digunakan dalam akuntansi normatif:
Referensi waktu
|
Referensi Nilai Pasar
| |
Nilai masuk
|
Nilai keluar
| |
Nilai Historis
|
Biaya historis
|
Nilai perolehan bersih historis
|
GPL disesuaikan dengan biaya historis
|
GPL disesuaikan dengan nilai perolehan bersih historis
| |
Nilai saat ini
|
Current replacement cost
|
Nilai perolehan bersih saat ini
|
Nilai sekarang dari nilai masa depan
|
Nilai sekarang dari proyeksi nilai yang akan datang
| |
No comments:
Post a Comment